Sunday, November 26, 2006
@10:14 am
I have run for myself
Mengapa setiap pagi yang kutempuh harus menari pada tumpukan pil pahit yang menggenang diselaput mataku. Mengapa hari begitu hening tak menjelaskan apapun padaku. mengapa semua begitu samar seperti diserang tiba-tiba oleh gerombolan halimun dari gunung. Mengapa tak ada semerbak mekar akannya pada dinding kokoh. Mengapa ini menjadi buah dari ingin yang lahir karena dinding. Semalam aku terapung-apung digenangan airmata.
Hmm... malam ini ada tawaran untuk pertunjukan airmata.
Ada tawaran untuk casting. Upahnya sebuah jiwa. Ada yang tertarik? hubungi saya di...
Dear you,
I have run for myself...